6 Alasan Menentukan Jurusan Psikologi

6 Alasan Menentukan Jurusan Psikologi

Jurusan Psikologi – Psikologi adalah salah satu maxbet login jurusan paling populer saat ini dengan rasio pelamar yang diterima sangat tinggi. Dalam kelompok sosial, psikologi secara konsisten berada di antara 5 besar terpopuler. Dari tahun ke tahun persaingan semakin ketat. Meski begitu, banyak yang mengkritisi mata kuliah psikologi baik dari segi pengetahuan maupun dari segi prospek kerjanya. Mereka mengatakan ilmunya tidak berguna dan gaji di tempat kerja cenderung rendah. Tentu ini pemahaman yang ketinggalan jaman karena tidak mencerminkan realita yang ada saat ini.

Oleh karena itu, sebenarnya ada banyak alasan positif mengapa Anda mungkin memilih jurusan psikologi terlepas dari prospek pekerjaannya. Apa alasannya?

Memahami Prinsip Dasar Psikologi Ilmiah

Psikologi adalah ilmu sosial yang mengandalkan metode ilmiah. Meskipun sebagian besar lulusan psikologi tidak setuju dengan penekanan ilmiah pada metode penelitian dan statistik, banyak psikolog mengatakan bahwa kemampuan dan pengetahuan mereka tentang penelitian dan interpretasi hasil statistik adalah penyumbang terbesar kesuksesan karir mereka, meskipun banyak dari mereka mengejar karir di luar psikologi. .

Berpikir kritis

Sebagian besar studi psikologi dan metode yang diajarkan dan digunakan oleh para psikolog berfokus pada pemikiran kritis. Berpikir kritis penting jika Anda ingin menjadi orang yang berpendidikan. Banyak kursus psikologi mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang nantinya dapat digunakan dalam bisnis, hukum, dan banyak profesi lainnya.

Mempraktikkan Keterampilan di Tempat Kerja

Psikologi organisasi industri (PIO) berfokus pada dinamika manusia di tempat kerja. Pengetahuan mendalam tentang cara kerja pikiran manusia adalah salah satu hal menarik dari jurusan Psikologi yang dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang baik. Pengetahuan dasar psikologi juga bisa membantu Anda menjadi bos yang baik.

Pemahaman yang Lebih Baik Tentang Hubungan Intrapersonal Dan Kesehatan Mental

Sementara belajar psikologi tidak membuat Anda lebih sehat secara mental dengan cara yang sama belajar kedokteran membuat Anda lebih sehat secara fisik, lulusan psikologi lebih banyak informasi dan memahami bahwa hubungan sosial membutuhkan lebih banyak usaha dan perhatian. Setidaknya, lulusan Psikologi paham jika mereka membutuhkan konseling atau psikoterapi.

Baca juga: Mendekatkan Prodi Bidang Kesehatan

Pilihan Karir Sangat Luas

Di mana ada manusia, di situ ada psikologi. Semua bidang usaha membutuhkan ilmu yang dimiliki oleh lulusan psikologi. Pilihan karir psikologi berkisar dari staf SDM hingga menjadi konsultan hubungan masyarakat. Fleksibilitas ini jarang ditemukan di departemen lain. Anda dapat menghabiskan 4 tahun belajar di universitas dan menjelajahi berbagai bidang untuk menemukan minat Anda, lalu Anda dapat memilih karier untuk dikejar.

Kuncinya adalah Anda harus pintar-pintar “menjual” latar belakang psikologis Anda kepada perekrut atau calon pemberi kerja. Ada sebagian yang beranggapan bahwa psikologi adalah ilmu “kosong” yang keahliannya tidak akan terpakai. Namun, bos atau manajer yang cerdas akan memahami bahwa memahami perilaku manusia sangat penting di tempat kerja dan sangat penting untuk kesuksesan bisnis. Jika Anda pintar, Anda bisa memotret banyak peluang kerja psikologi mulai dari konsultan, trainer, dosen, atau guru.

Memang, daya tarik psikologi adalah ilmu yang dianggap mampu “membaca pikiran” atau pemahaman tentang perilaku manusia. “Sifat” jurusan ini juga sifatnya membantu orang lain, namun membantu orang lain tidak harus menjadi psikolog klinis, tetapi bisa dalam berbagai pilihan karir. Jadi, pilihan pekerjaan tidak hanya menjadi psikolog klinis.

Mudah Dikombinasikan Dengan Ilmu Lain

Ingin mengambil S1 jurusan Psikologi dan Magister jurusan lainnya? Atau sebaliknya? Itu tidak masalah. Psikologi sangat fleksibel untuk berintegrasi dengan disiplin ilmu lain seperti manajemen, pemasaran, keperawatan, hukum, dan masih banyak lagi. Psikologi dapat menjadi ilmu dasar yang membentuk pola pikir yang berfokus pada perilaku manusia sebagai kerangka pemahaman di bidang lain. Bahkan dalam teknologi, psikologi banyak digunakan dalam desain UI/UX, desain produk, dan pemasaran.

Kombinasi ini jarang terjadi pada orang lain, memberi Anda keunggulan kompetitif yang unik. Anda bisa mengaku memiliki wawasan yang lebih luas dan memiliki ilmu yang saling melengkapi sehingga bisa memberikan lebih untuk perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *